Ingin Mengganti Makanan Lansia dengan Susu Tinggi Kalori? Perhatikan Hal-hal Berikut Dulu!

Perbesar Huruf :

Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi Anda pun akan berubah. Tidak hanya itu, perubahan pun sangat mungkin terjadi khususnya pada pola makan dan tingkat nafsu makan. Orang yang lebih tua memiliki kecenderungan makan dengan porsi yang lebih sedikit. Padahal, asupan vitamin, kadar mineral dan kalorinya perlu dipertimbangkan dengan baik, agar tidak menimbulkan dampak berbahaya.

 

Banyak hal yang perlu dipertimbangkan bukan berarti pada masa tua Anda harus menjalankan diet yang terlalu ketat. Sebagai caretaker atau orang yang mulai siaga menyambut masa tua nanti, Anda dapat mengantisipasi pemenuhan nutrisi ini dengan menyiapkan makanan bergizi seimbang, suplemen, bahkan susu (susu rendah lemak bukan susu tinggi kalori). Ketiga hal tersebut dapat mendukung kesehatan dan kebugaran untuk orang tua. Apakah makanan bisa diganti dengan susu semata? Atau apa keuntungan rutin minum susu untuk orang tua? Berikut adalah pembahasan lengkapnya.

 

Kebutuhan Nutrisi pada Orang Tua

Pada orang tua, kebutuhan energi berkurang akibat penurunan metabolisme basal dan penurunan aktivitas fisik. Terdapat pula perubahan lain seperti penyerapan vitamin D yang kurang efektif. Pada beberapa kasus, penanganan dalam pemenuhan kebutuhan lansia pun memang harus terkonsentrasi. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan individu yang berbeda-beda. 

 

Sebagian orang tua bisa jadi tidak cocok menggunakan pola makan 3 kali sehari, namun lebih cocok jika makan dengan porsi kecil sebanyak 5 kali dalam sehari. Hal-hal seperti ini perlu diperhatikan agar nafsu makannya tetap terjaga dan sesuai dengan preferensi orang tua yang berbeda-beda. Poin paling penting dalam pemenuhan nutrisi ini adalah memastikan bahwa makanan atau minuman yang dikonsumsi harus nikmat dan mudah dimakan. Selain itu, hindarkan orang tua dari situasi yang dapat menimbulkan stres dan terlalu menguras energi. Akan lebih baik jika konsumsi suplemen dan susu kalori tinggi pun disertakan dalam asupan setiap harinya.

 

Kurangnya Nafsu Makan dan Risiko Malnutrisi

Orang tua atau lansia memang sangat wajar memiliki nafsu makan yang berkurang. Hal ini dapat disebabkan oleh menurunnya fungsi indera perasa mereka seiring bertambahnya usia. Berkurangnya fungsi ini menyebabkan makanan yang terasa hambar. Lebih dari itu, pada orang tua biasanya memiliki permasalahan pada daerah mulut dan gigi yang menyebabkan mereka sulit mengunyah. Jadi, penentuan makanan yang sesuai dengan fungsi organ mulut lansia, bersamaan dengan selera mereka memang sangat perlu diperhatikan. 

 

Perawatan di rumah bisa menjadi opsi terbaik atas masalah pemenuhan nutrisi pada lansia. Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah kesehatan fisik dan mental yang harus didukung oleh seisi rumah, terutama oleh caretaker. Mengusahakan keadaan rumah tetap kondusif merupakan salah satu upaya untuk mendukung kesehatan mental orang tua, sedangkan untuk kesehatan fisik bisa didukung dengan rutinitas olahraga atau kegiatan fisik yang dapat dilakukan secara bersama-sama. 

 

Hal di atas tidak semata-mata dilakukan agar orang tua bebas stres dan kuat secara fisik, namun hal ini juga berkaitan dengan nafsu makan orang tua dan pemenuhan nutrisinya. Jika mood dan perasaannya baik, dapat menutupi beberapa kekurangan lain yang mungkin dialami orang tua terkait nafsu makannya (berkurangnya fungsi indera dan organ mulut yang sudah disebut di atas).

 

Manfaat Susu bagi Lansia

Susu adalah asupan alternatif yang dapat membantu lansia memenuhi kebutuhan nutrisinya. Walaupun dalam memilih produk susu untuk lansia tidak bisa sembarangan, namun khasiatnya tidak bisa dipungkiri. Bagi lansia terdapat beberapa manfaat mengonsumsi susu bagi lansia, di antaranya:

1. Menjaga kesehatan jantung

2. Mencegah osteoporosis

3. Menjaga massa otot

4. Mencegah osteoarthritis

 

Manfaat-manfaat tersebut bisa didapatkan dari kandungan kalsium dan vitamin D di dalam susu yang membantu kepadatan tulang dan mencegah kerapuhan tulang. Selain itu, kandungan kalium di dalam susu pun dapat mengurangi kadar natrium dalam tubuh yang mendukung lancarnya pembuangan urine serta mengurangi tekanan pada pembuluh darah yang menurunkan risiko adanya penyakit jantung. Untuk kesehatan persendian, susu dan vitamin dinilai memiliki kandungan yang dapat memperlambat perkembangan osteoarthritis pada lansia. selain efek dari vitamin dan kalsium, tingginya protein juga menjadi pendukung atas klaim yang didasarkan pada penelitian ini.

 

Walaupun susu dibuktikan memiliki banyak manfaat baik bagi lansia, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya dalam pemilihan susu yang tepat juga harus dipertimbangkan. Susu tinggi kalori dan lemak bukanlah semata-mata jawaban yang tepat untuk hal ini. Sebab, konsumsi lemak berlebihan juga tidak akan berdampak baik pada keseimbangan nutrisi lansia. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan susu Ensure, jika ingin melengkapi asupan nutrisi orang tua. Kandungan triple protein, 14 vitamin & 9 mineral, Omega 3 & 6, serta rendahnya tingkat laktosa, akan membantu orang tua untuk tetap aktif tanpa perlu mengkhawatirkan masalah pencernaan.

 

Penyajian Makan Bagi Lansia

Setelah mengetahui manfaat susu untuk memenuhi keseimbangan nutrisi orang tua, hal yang tidak boleh luput adalah kebutuhan primer manusia, yaitu makan. Kendala nafsu makan mungkin bisa dikendalikan dengan sedikit tips penyajian ini.

 

Orang tua rata-rata menyukai konsistensi dan rutinitas terutama tentang makanan. Jadi, Anda bisa menawarkan makanan dan kudapan pada waktu yang sama setiap harinya. Pola ini kemudian akan membantu pembentukan waktu-waktu lapar pada orang tua dan menimbulkan nafsu makan yang berkelanjutan pada jam-jam yang sudah diatur konsisten tersebut.

 

Itu dia hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemenuhan nutrisi pada lansia. Susu memang penting, tapi tentu saja perlu disertai dengan makanan pokok seimbang yang dikonsumsi juga setiap harinya. Dengan dukungan dari 30 uji klinis, susu Ensure bisa jadi pilihan tepat untuk asupan seimbang bagi lansia. Sumber serat pangan yang tinggi serta kombinasi unik protein whey, kasein & soya, selain bisa memenuhi kebutuhan nutrisi, dapat menggugah selera pada lansia dengan dua pilihan rasa yang enak, yaitu coklat dan vanila.