Tanya Jawab Ensure: Nutrisi Untuk Daya Tahan Tubuh Saat Puasa

Perbesar Huruf :

Q: Bagaimana memenuhi kebutuhan gizi saat berpuasa ?

A: Ketika kita berpuasa selama 13 – 14 jam sehari maka tubuh kita akan sangat tergantung pada cadangan energi di dalam badan. Oleh sebab itu Anda harus makan dengan prinsip gizi seimbang dan jangan sampai melewatkan sahur.

Caranya, yang pertama konsumsilah bahan makanan sumber karbohidrat komplek seperti misalnya nasi, umbi-umbian seperti ubi, singkong dan juga kentang. Kemudian tambahkan dengan sayur-sayuran sebagai sumber serat dan jangan lupa Anda harus menambahkan protein di dalam makanan Anda ketika sahur. Anda juga bisa menambahkan susu sebagai salah satu sumber protein dan energi untuk berpuasa sehari penuh.

Q: Tips agar imunitas tetap bagus walau berpuasa?

A: Agar imunitas tetap terjaga, ingatlah bahwa Anda harus cukup makan dan penuhilah kebutuhan protein Anda. Karena di dalam bahan makanan sumber protein juga terkandung mineral, seng, dan selenium. Ini bisa Anda dapatkan dari bahan makanan sumber seperti telur, ikan, ayam, dan daging. Selain itu, di dalam ikan juga terkandung vitamin D yang sangat bermanfaat untuk kekebalan tubu. Tidak lupa juga penuhi vitamin C Anda dengan mengonsumsi buah-buahan sebanyak 2 porsi sehari yang bisa dikonsumsi pada waktu berbuka puasa dan juga sahur. Jangan lupa istirahat yang cukup, kemudian olahraga teratur dan juga manage stress Anda

Q: Nutrisi apa yang perlu diperhatikan lebih khususnya untuk lansia?

A: Salah satu nutrisi yang perlu diperhatikan pada orang tua adalah kalsium, karena biasanya kepadatan tulangnya sudah mulai menurun. Dengan mengonsumsi satu gelas susu per hari setidaknya kita bisa mencukupi 25% dari kebutuhan kalsium sehari. Kalsium juga bisa kita dapatkan dari bahan makanan sumber lain, misalnya ikan, ayam, dan daging ataupun protein nabati.

Salah satu vitamin yang juga rentan kurang pada orang tua adalah vitamin D-12, karena biasanya tambahan makanan sumbernya sulit untuk dikonsumsi orang tua (daging, ayam karena keterbatasan untuk mengunyah). Oleh sebab itu perhatikan pengolahannya dan sebisa mungkin dibuat dalam bentuk kecil-kecil sehingga lebih mudah untuk dikonsumsi.

Hindari juga makanan yang terlalu berminyak karena pada orang tua pengosongan lambungnya sudah lebih lambat sehingga dikhawatirkan bisa menimbulkan keluhan sebah atau kembung.

Q: Sering kali, aktivitas yang tinggi membuat lapar. Nutrisi apa yang bisa dikonsumsi agar kenyang lebih lama?

A: Agar Anda tidak mudah lapar, ketika Anda sahur pastikan Anda tidak hanya asal kenyang. Namun pastikan Anda mengonsumsi lauk sumber protein. Karena protein ini pencernaannya membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan karbohidrat dan juga lemak. Selain itu, konsumsi juga serat yang bisa didapatkan dari sayur dan buah. Karena dengan mengonsumsi serat yang cukup maka pengosongan lambung membutuhkan waktu lebih Panjang, sehingga Anda tidak akan mudah lapar.

Q: Dok, bagaimana kalau puasa tapi kondisi hamil? Kebetulan istri saya hamil. Dia bilang kuat kalau puasa, tp kalau puasa apa ada efeknya?

A: Ibu hamil yang diperbolehkan berpuasa adalah pada kehamilan trimester 2 dan 3, serta trimester 1 asalkan kondisi sehat dan tidak ada keluhan. Pastikan pula bahwa status gizi istri sebelum hamil termasuk baik (dilihat dari indeks massa tubuh yang normal yaitu 18,5 - 22,9) serta tidak ada penyakit lain yang menyertai seperti hipertensi dan DIabetes Melitus pada kehamilan. Boleh dicoba dulu selama 3 hari dan pastikan bahwa kebutuhan kalori terpenuhi, minum cukup, istirahat cukup, hindari aktivitas berat, dan waspada tanda bahaya berikut: berat badan tidak naik atau malah turun, haus berlebihan, BAK lebih jarang atau urin berwarna lebih gelap, sakit kepala atau demam, mual, muntah, gerakan janin berkurang, dan nyeri perut seperti kontraksi.

Q: dok nutrisi yang bagaimana untuk mencegah virus corona?

A: Untuk dapat mencegah penyakit infeksi, termasuk corona, maka nutrisi seimbang tetap menjadi kunci. Hal ini berarti pada setiap jadwal makan (3x sehari), piring makan Anda harus terisi karbohidrat, protein, lemak baik, serta sayur dan buah. Ingatlah bahwa ketika kita mengonsumsi nutrisi seimbang, maka kebutuhan mikronutrien (vitamin dan mineral) juga akan tercapai karena beberapa mikronutrien seperti vitamin C, vitamin E, vitamin A, vitamin D, serta mineral seng sangat bermanfaat dalam mencegah infeksi virus corona.

Q: Dok, kalau diabetes disarankan makan apa untuk sahur dan buka puasa? Terima kasih

A: Penyandang diabetes wajib makan sahur dengan komposisi makan yang lengkap. Ingatlah bahwa protein, lemak, serta serat dari sayuran dapat membantu menurunkan indeks glikemik makanan sehingga kadar gula darah Anda tidak akan melonjak naik. Kemudian saat buka puasa, Anda tidak perlu terjebak oleh kebiasaan "berbukalah dengan yang manis", intinya adalah berbukalah dengan makanan yang mengandung karbohidrat, ingat bahwa manis tidak selalu berarti makanan/minuman yang mengandung gula pasir ataupun sirup, Anda bisa berbuka puasa dengan potongan buah, buah-buahan blender, ataupun secangkir kacang hijau hangat yang diberikan tambahan gula aren secukupnya dan tidak berlebihan.

Q: Dok, kenapa kalau kita turun berat badan saat puasa, sering naik lagi setelah lebaran? Makanan apa yang harus dipilih supaya tidak yoyo, Dok?

A: Halo…memang ada suatu penelitian bahwa pada saat puasa maka berat badan kita akan menurun, namun 1 bulan setelah hari raya berat badan akan kembali naik. Ternyata penurunan berat badan pada saat puasa tidak berhubungan dengan penurunan asupan kalori, namun lebih disebabkan karena meningkatnya aktivitas pada malam hari untuk sembayang atau bahkan membaca Alquran sehingga kebutuhan energi kita pun meningkat. Nah, apabila selesai bulan Ramadan dan kita sudah tidak banyak melakukan aktivitas malam hari, dan ditambah pula dengan konsumsi makanan lebaran yang tidak terkontrol, maka berat badan akan mudah naik lagi.

Q: Dok apakah yang terjadi jika berbuka puasa tidak dengan makanan yang manis? Terimakasih dok

A: Sebenarnya berbuka puasa tidak harus selalu dengan makanan yang manis, seperti kolak pisang manis, es campur, ataupun kue-kue yang manis. Pengertian manis sebenarnya adalah mengandung karbohidrat sebagai sumber energi cepat setelah tubuh kita tidak mendapat asupan apapun selama 13-14 jam berpuasa. Contoh makanan pembuka yang disarankan dan tidak mengandung gula yang berlebihan misalnya kurma 3 butir, potongan buah segar misalnya pepaya/melon/buah naga 1 mangkuk, ataupun es buah segar dengan air kelapa dan jeruk manis.

Q: buat yang kerja 3 shift cara ngatur pola makan saat puasa gimana tuh?

A: Halo… untuk yang kerja 3 shift sebenarnya sama saja pengaturan makan saat puasa. Yang penting kita sudah membuat rencana sehari sebelumnya makanan apa yang akan kita siapkan untuk buka puasa dan sahur. Meskipun sedang dinas malam, selalu usahakan kita sudah punya bekal untuk sahur yang terdiri dari sumber karbohidrat misalnya nasi, oatmeal, roti gandum, atau kentang, dan selalu dilengkapi dengan protein misalnya ikan, ayam, daging, telur, ataupun tahu dan tempe, serta lengkapi juga dengan sayur ya. Apabila sulit untuk menyiapkan makanan lengkap, Anda bisa saja menyiapkan setidaknya susu dengan energi minimal 300 kkal dan buah 1 porsi.

Q: Apakah minum ensure waktu sahur bisa membuat kita lebih berenergi saat puasa...?

 

A: Bisa dikonsumsi sebagai tambahan saat sahur, sebisa mungkin tetap tambahkan buah di saat menjelang imsak agar asupan serat dan karbohidrat terpenuhi ya.